Apakah saya Mengalami Gangguan Kepribadian

February 25, 2015 | By admin | Filed in: Arsip Konsultasi Psikologi.

kepribadian

Pertanyaan:

Nama : Vira
Alamat Email :Shaxxxxxxxx532@yahoo.com
Isi Konsultasi Dok, saya pernah membaca buku tentang Billy Milligan yg memiliki 24 kepribadian. Dari situ saya berpikir apa saya juga memiliki kepribadian yang lain? Karena kadang saya merasa pernah melakukan suatu hal tp saya tidak ingat kapan saya melakukannya. Saya juga terkadang mengalami perubahan emosi yg drastis, kadang saat sedang berkumpul bersama teman2 saya, saya merasa malas, tapi beberapa menit kemudian saya yang bersemangat ingin berkumpul bersama teman2 saya. Lalu saat bersama teman2 penampilan saya seperti remaja wanita biasa, tetapi saat bersama keluarga dan saudara2, penampilan saya berubah menjadi wanita tomboy. Saat melakukan suatu hal pun terkadang saya sangan bersemangat hingga setengah selesai, tetapi tiba2 saya berpikir apa yg saya lakukan itu. Nah dok, dari sebagian penjelasan saya, apa saya termasuk alter ego atau itu semua hanya emosi yg tak terkendali saja? Trimakasih dok

Jawaban:

Vira, kepribadian adalah sistem diri dalam merespon lingkungan, setiap orang memiliki kepribadian yang berbeda-beda karena pada dasarnya manusia itu unik. Psikologi sebagai salah satu ilmu yang mempelajari perilaku, banyak menggolongkan kepribadian manusia, baik melalui teori maupun sudah menjadi sebuah alat test. Prinsip dasarnya adalah psikologi berusaha menyederhanakan kepribadian yang kompleks itu menjadi beberapa bagian atau jenis. Penggolongan ini tergantung teori yang dipakai, dan penggolongannya berdasarkan preference seseorang dalam merespon lingkungan dengan cara yang khas. Inilah kalau dalam istilah psikologi, ada yang menyebut introvert, ekstrovert, atau dominance, influence dan sebagainya. Kekhasan individu dalam merespon lingkungan inilah yang dapat digolongkan.
Bila mana kepribadian ini dinilai memiliki gangguan? Di dalam psikologi adalah buku panduan dalam menentukan kepribadian terganggu, yakni di dalam DSM (Diagnostic Symptom Manual) sekarang sudah edisi ke V. Namun saya tidak akan membahas itu lebih detail.
Kepribadian terganggu dalam penggolongannya ditentukan oleh serangkaian symptom (gejala) yang kompleks dan kemudian diklasifikasikan berdasarkan kekhasannya. Baru kemudian dapat di diagnosa apakah seseorang mengalamai gangguan atau tidak. Siapakah yang berhak melakukan diagnosa? Pertama adalah Psikolog dan yang kedua adalah Dokter Jiwa. Oleh karena itu berdasarkan penjelasan yang Vira sampaikan, dari saya pribadi tidak berani melakukan diagnosa. Jika merasa bahwa kondisi kepribadian Vira bermasalah, misalnya mengganggu dalam hubungan dengan lingkungan atau mengganggu Vira dalam menjalankan aktivitas sehari-hari dikarenakan kepribadian yang Vira rasakan, maka saran terbaik dari saya adalah segera meminta bantuan professional secara langsung baik dengan Psikolog maupun Dokter Jiwa.
Meminta bantuan kepada professional akan lebih dapat membantu Vira, dikarenakan jika hanya membaca literatur dari Internet berkaitan dengan kepribadian, maka tidak akan cukup dapat disimpulkan oleh Vira sendiri untuk mencocokkan gangguan kepribadian yang ada, misalnya saja, kepribadian ganda, manic depressive ataupun misalnya psikosis atau lainnya. Namun jika Vira merasa tidak terganggu, atau lingkungan tidak terganggu, aktivitas yang dilakukan Vira normal, maka dimungkinkan tidak perlu meminta bantuan professional.


Leave a Reply