Bagaimana Cara Membaca Pikiran Orang Lain

March 4, 2017 | By admin | Filed in: Karir.
bagaimana cara membaca pikiran orang lain

bagaimana cara membaca pikiran orang lain @pixabay.com

Sebagai makhluk yang berinteraksi dengan dengan orang lain, atau dengan kata lain makhluk sosial. Setiap berinteraksi maka akan timbul saling penilaian dari satu sama lain. Dari penilaian terhadap orang lain yang berinteraksi dengan kita, maka akan semakin memberikan informasi terhadap orang tersebut. Dan secara otomatis otak akan mencocokkan ketika kita bertemu dengan orang lain sebagai sumber referensi, lainnya otak juga akan secara otomatis untuk mencocokkan ketika bertemu dengan orang yang sejenis. Tetapi apakah memungkinkan untuk dapat membaca pikiran orang lain, dan bagaimana caranya, secara singkat saya akan menjelaskan alurnya terlebih dahulu.

Bagaimana sih cara membaca pikiran orang lain? Mungkin anda penasaran dengan hal ini, ilmu yang paling dekat untuk bisa menjawabnya adalah psikologi. Mengapa demikian, karena psikologi adalah ilmu yang mempelajari perilaku. Terus apa kaitannya antara perilaku dengan pikiran seseorang? Begini gambarannya. Tingkah laku manusia itu bersumber dari respon pikiran dalam hal ini otak terhadap lingkungan yang ada. Untuk dapat mempelajari otak manusia/pikiran dalam ini berkaitan dengan tingkah lakunya atau sikap-sikapnya, maka terlebih dahulu adalah dengan mempelajari terlebih dahulu bagaimana pikiran ini bekerja.

Tidak ada ilmu yang aneh atau tidak ilmiah yang bisa membaca pikiran orang lain, anda dapat mempelajari terlebih dahulu bagaimana pikiran itu bekerja. Pertama otak akan mengumpulkan informasi yang berkaitan dengan respon-respon orang ketika menghadapi suatu stimulus, baik itu dipengaruhi oleh kepribadian atau sosial budaya disekitanya. Respon-respon ini makin banyak kita bertemu dan berinteraksi dengan orang lain, maka akan semakin banyak data di otak ini, selanjutnya secara spesifik otak akan menyimpan dengan baik respon orang-orang tertentu. Misalnya orang yang memiliki kepribadian ekstrovert akan menceritakan permasalahannya kepada orang lain, atau anak kecil akan menangis ketika keinginannya tidak dituruti. Makin lama akan semakin banyak data yang dikumpulkan oleh otak. Sebagai makhluk yang memiliki inteligensi, maka otak akan melakukan analisa, mengabungkan satu stimulus dengan stimulus lain jika kita berinteraksi dengan orang lain. Hasilnya adalah penilaian terhadap orang lain tersebut. Benar dan salahnya tergantung seberapa banyak referensi data otak dan seberapa dalam analisa anda terhadap ketika berinteraksi dengan orang lain.

Selanjutnya setelah mengetahui cara kerja pikiran, maka yang anda lakukan adalah mempelajari berkaitan dengan perilaku. Mengapa perilaku ini perlu dipelajari sebagai yang tadi dijelaskan diatas bahwa perilaku berasal dari pikiran orang. Kalau ingin belajar berkaitan dengan perilaku, bisa dengan membaca buku-buku kepribadian yang dijual di took buku. Namun untuk sebagai gambaran awal bahwa perilaku adalah respon terhadap rangsangan yang berupa tindakan atau perbuatan. Lha tiap individu bisa berbeda respon walaupun sama stimulusnya. Individu ini akan semakin khas dalam merespon lingkungan, dan makin terpola. Pola-pola respon terhadap stimulus atau perilaku inilah asal muasal kepribadian.

Oke dilanjutnya. Yang perlu dipahami dari cara membaca pikiran orang lain adalah mempelajari pola-pola perilaku yang khas dari seseorang. Pola-pola yang khas ini digolongkan dalam kepribadian. Oleh karena itu, anda dapat mempelajari perilaku akan dapat menjelaskan latar belakang orang melakukan perilaku tersebut, dan dapat memprediksi tingkah laku yang mungkin akan terjadi, berdasarkan informasi kekhas ciri orang lain tersebut.

Jika anda ingin membaca latar belakang orang melakukan tindakan tersebut atau mau menilai latar belakang orang bersikap tersebut. Proses ini gambangnya disebut dengan atribusi. Atribusi ini bisa dilakukan kepada diri sendiri, dan biasanya tanpa kita sadari, sebagai sebuah cikal bakal konsep diri. Sedangkan jika ke orang lain, ketika melakukan atribusi, benar dan tidaknya dalam membaca pikiran orang lain ini adalah, seberapa banyak referensi yang ada di otak ada, seberapa paham anda tentang perilaku itu sendiri dan seberapa dalam anda dalam menganalisa sebuah perilaku. Masing-masing orang berbeda, namun anda dapat melakukan dan melatihnya. Untuk bisa menilai dengan benar dibutuhkan jam terbang yang tinggi. Sedangkan jika yang anda maksud dengan membaca pikiran orang ini adalah, memprediksi perilaku yang akan mungkin dilakukan orang lain adalah, dasarnya sama seperti ketika melakukan penilaian terhadap tingkah laku seseorang. Seseorang akan cenderung akan melakukan perilaku yang sama dikarenakan stimulus yang sama. Kecenderungan ini tidak mutlak, tergantung bagaimana orang tersebut menilai stimulus tersebut. Kecenderungan perilaku yang sama inilah yang anda dapat jadikan dasar untuk cara membaca pikiran orang lain. Termasuk untuk dapat menganalisa perilaku kita sendiri.

Jika ingin mendapatkan penjelasan berkaitan dengan tes kepribadian, bisa dilanjut di artikelĀ Mengenal Tes PsikologiĀ 


3 comments on “Bagaimana Cara Membaca Pikiran Orang Lain

  1. Terimakasih ya gan atas Pengetahuanya,,,.,.,.,.

Leave a Reply