Ingin Kuliah Terhalang Faktor Ekonomi

April 26, 2015 | By admin | Filed in: Arsip Konsultasi Psikologi.
Ingin Kuliah Terhalang Faktor Ekonomi

Ingin Kuliah Terhalang Faktor Ekonomi

Pertanyaan

Nama : Pemimpi

Email: iwaxxxxxxx27@gmail.com

Salam hangat,,

Sebelumnya saya ucapkan terima kasih dengan adanya form konsultan seperti ini. Langsung saja bpk/ibu, saya seorang laki” remaja usia kurang dari 24 tahun. Saya dari latar belakang keluarga tidak mampu,saya putus sekolah kelas 2 smk swasta dikota saya dan putus sekolah faktor ekonomi. keterbatasan ekonomi membuat saya memutuskan untuk bekerja,selama bekerja saya pun jalani kurang lebihnya 5 tahun di ibu kota. Tapi sayangnya dengan waktu cukup lama saya merasa tidak terjadi perubahan dalam hidup, karena mencari kerja sesuai keinginan saya itu tidak lah mudah. Alhasil saya pulang kandang dengan tangan kosong, sebenarnya saya merasa takut sekali mengalami depresi seperti waktu lalu sebelumnya hingga saya kehilangan rasa percaya diri dan mudah menghidar dari publik baik masyarakat ataupun keluarga.

Namun tetapi saat ini saya berkeinginan kuliah dan mendapat pendidikan yang layak bagi masa depan.

alhasil saat ini mengikuti ujian paket C yg sedang berlangsung bulan-bulan ini, atas bantuan dan dukungan orang tua tentunya. Jujur ayah seorang laki-laki yg memiliki gelar Drs. akan tetapi ayah juga menginginkan saya untuk bangkit, lalu yg saya bingungkan 3 hari yg lalu saya sudah merasa dipusingkan oleh pemilihan fakultas apa yg harus saya ambil.

Hobi/ minat ?? menurut teman-teman terdekat memgatakan sama saja, setelah saya coba searching mbah google bahwa sangat berbeda dalam ilmu Psikologi. 2 hari yg lalu saya putuskan dua fakultas dan itu baru rencana, antara hukum dan Psikologi. Padahal hobi saya motor/outomotif, ini salah satu bukti ilmu Psikologi membenarkan sesuai apa yg saya alami. Dan dua hari lalu pun saya putuskan pilih Psikologi, karena saya minat dan yakin untuk mempelajarinya secara logis ilmu penelitian untuk mencetus ide-ide dan gagasan seperti ini sangat mengasyikan buat saya.

Akan tetapi disayangkan sekali fakultas Psikologi lumayan cukup jauh, dan perjalanan satu hari mengendarai sepeda motor. Sedang saya harus bantu orang tua berjualan dirumah, adapun fakultas Hukum yg jarak 1 jam mengendarai sepeda motor. Dan kebetulan dikampus itu ada program kuliah gratis itu sangat membantu keluarga saya. Yg saya tanyakan:

  1. Saya ingin kembali belajar keperguruan tinggi tepatnya di fakultas psikologi,masalah saya di ekonomi?
  2. Apa saya ambil kuliah gratis yg ada saja dan tidak begitu jauh dari domisili.akan tetapi tidak dengan kejuruan yg saya minati?

Saya rasa itu akan sia-sia jika saya tidak nyaman dan menyukai (setengah hati).

  1. Adakah fakultas Psikologi dengan gratis.??dan apakah berlaku untuk kelulusan paket C seperti saya?
  2. Bisa tidak sih paket C menjadi sarjana Psikologi, minim ekonomi hanya bermodal kemauan keyakinan dan doa.

Mohon pencerahannya,agar saya mendapat solusi. Terima Kasih kepada bpk/ibu dimanapun berada.

 Jawaban:

Terima kasih pemimpi untuk pertanyaannya, well, panjang dan lebar yang disampaikan, cukup kompleks. Disini akan saya awali, bahwa tindakan Pemimpi yang ingin kuliah, adalah tindakan yang baik, dan sedang dalam on the track. Kuliah merupakan salah satu cara untuk merubah keadaan, terutama berkaitan dengan pekerjaan dan ekonomi. Pemimpi menyampaikan bahwa problem utama adalah masalah ekonomi untuk melanjutkan kuliah. Memang bukan perkara mudah, namun tetap yakin bahwa permasalahan itu dapat di carikan jalan keluarnya.

Pemimpi ingin kuliah di Psikologi, namun terbentur biaya, namun di situ ada peluang kuliah lagi yakni di Hukum dengan gratis. Jarak antara rumah dengan kampus pun tidak jauh ya kalau disampaikan, hanya 1 jam. Namun jika Pemimpi ingin kuliah dengan jurusan Psikologi, tentunya yang perlu dipertimbangkan adalah biaya yang besar ketika memilih jurusan psikologi, yang sesuai dengan keinginan, ataukah memilih jurusan Hukum yang notabene gratis, namun kurang sesuai dengan keinginan. Pertimbangkan lagi mana menurut Pemimpi yang dapat memberikan kemudahan untuk melanjutkan kuliah. Paket C adalah setara dengan SMA, sehingga jangan berkecil hati untuk melanjutkan kuliah. Tidak ada beda, dan tidak ada perbedaan perlakuan. Kuliah yang dinilai adalah bagaimana Pemimpi bisa menyelesaikan setiap tugas dan tuntutan yang diberikan oleh Dosen.

Problem ekonomi yang sedang dialami Pemimpi, ketika sudah masuk kuliah, dapat melakukan pekerjaan part time atau paruh waktu. Bisa juga mendapatkan tambahan penghasilan dengan jualan. Memanfaatkan waktu luang selain kuliah untuk menghasilkan uang, asalkan halal, lakukan sesuai dengan kemampuan Pemimpi. Banyak sekali kok orang yang bisa lulus kuliah dengan biaya sendiri, dengan memiliki penghasilan tambahan. Yang penting adalah Pemimpi dapat memanage waktu dengan baik.

Kalau jurusan Psikologi di Indonesia yang gratis, setahu saya belum ada. Namun yang tadi Pemimpi disampaikan ada jurusan yang gratis, itu merupakan peluang yang sangat besar dan kalau bisa jangan disia-siakan. Tapi kalau sudah masuk kuliah, banyak kok peluang untuk mendapatkan beasiswa, yang jumlahnya bisa puluhan jenis, dari beasiswa prestasi, beasiswa tidak mampu. Bahkan ada beasiswa yang membayar semua kebutuhan kuliah, dari SPP, uang buku, uang saku dan tempat tinggal. Rajin-rajinlah mencari informasi berkaitan dengan ini. Seberapa kuat mimpimu untuk kuliah, akan berbanding lurus dengan usahamu untuk mendapatkannya.


Leave a Reply