Persamaan Kerja Keras dan Kerja Cerdas

February 10, 2017 | By admin | Filed in: Renungan.

Kerja keras

Kerja keras, sebuah kata yang sering diucapkan, disematkan,dan ditulis untuk memberikan motivasi diri sendiri maupun orang lain, namun apa sebenarnya kerja keras ini? Masih terlalu umum ketika mengatakan kita harus bekerja keras untuk mendapatkan hasil yang baik ataupun kesuksesan. Menurut saya pengertian kerja keras adalah proses yang melebihi usaha orang lain dalam mewujudkan impian atau cita-cita. Yang saya garis bawahi disini adalah melebihi usaha orang lain, karena setiap orang ketika memiliki cita-cita dan ingin mewujudkan tentunya berbeda antara satu individu dengan individu lainnya. Ada yang melakukan usaha ala kadarnya, ada yang melakukan usaha biasa saja dan ada yang melakukan usaha melebihi usaha orang lain untuk memujudkan cita-citanya. Disinilah perbedaannya, usaha yang dilakukannya lebih besar dari pada usaha yang dilakukan oleh orang lain untuk mewujudkan cita-citanya.

Penyataan yang mengatakan bahwa, untuk mendapatkan hasil yang lebih, maka tidak bisa dengan melakukan usaha yang biasa. Hasil yang lebih didapatkan ketika melakukan usaha yang lebih pula. Bagi saya kerja keras dan kerja cerdas adalah sama, artinya ketika orang ingin mewujudkan cita-citanya dengan sungguh-sungguh maka orang tersebut akan berusaha melakukan usaha yang melebihi yang dilakukan oleh orang lain termasuk lebih cerdas dari pada yang orang lain lakukan. Usaha disini dapat diartikan sebagai tindakan nyata, baik dengan menggunakan fisiknya ataupun dengan strateginya. Baik misalnya belajar lebih rutin dan lebih lama, datang lebih awal, mencoba ide lebih banyak, bekerja sama dengan lebih banyak orang dan sebagainya. Cita-cita, goal dan tujuan orang tentunya berbeda-beda, sedangkan cara untuk mewujudkannya tentunya berbeda-beda pula. Namun umumnya yang bekerja keraslah yang dapat mencapainya.

Haruskah bekerja keras?

Ketika saya dan anda memiliki sebuah target yang hendak dicapai, maka kerja keras kita dinilai dari seberapa usaha kita dalam mencurahkan waktu, tenaga dan pikiran untuk mewujudkannya. Makin banyak waktu, tenaga dan pikiran yang kita curahkan dibandingkan dengan alokasi untuk pencapaian yang lain itulah nilai dari kerja keras kita. Misalnya, ingin masuk perguruan tinggi negeri terbaik di Indonesia, anda sebagai orang yang memiliki goal untuk bisa masuk. Liat dibawah, bandingkan mana yang akan anda sebut bekerja keras dan mana yang tidak: Pertama, Setiap hari, dia belajar mengerjakan soal 3 jam, membaca buku untuk menambah pemahaman akan materi 3 jam dan mengumpulkan informasi melalui internet 1 jam, berdoa 5 kali dalam sehari. Hal ini dilakukan setiap hari dan selama setahun. Kedua, dalam satu minggu belajar mengerjakan soal sekali, 1 jam, membaca buku untuk menambah materi satu bulan sekali, 2 jam dan tidak pernah mengumpulkan informasi melalui internet dan tidak pernah berdoa.

Keduanya sama-sama memiliki goal untuk lolos dan diterima di perguruan tinggi negeri terbaik di Indonesia, sama-sama melakukan usaha untuk mendapatkannya. Bedanya yang pertama lebih banyak mencurahkan waktu, tenaga dan pikirannya kepada cita-citanya tersebut. Apabila saya dan anda menginginkan terwujudnya cita-cita, lakukan melebihi yang dilakukan orang lain, berusaha lebih dan lebih lagi. Nilai kerja keras anda ditentukan oleh seberapa besar tenaga, waktu dan pikiran yang dicurahkan untuk mewujudkan cita-cita tersebut.


Leave a Reply