Teknik Membaca Buku yang Tepat

January 18, 2017 | By admin | Filed in: Arsip Konsultasi Psikologi.
Teknik Membaca Buku yang Tepat

Teknik Membaca Buku yang Tepat

Pertanyaan
Nama : Khoirur
Alamat Email : Roxxxxxxx12@gmail.com

Kenapa setiap saya membaca daya pengingat saya kurang bagus ?

Jawaban

Yang Khoirur maksud dengan pertanyaan tersebut mungkin khoirur merasa kurang dapat mengingat buku yang sudah dibaca, sebagai gambaran membaca adalah proses untuk mendapatkan informasi. Entah membaca buku, koran, makalah atau berita online. Oleh karena itu bagaimana teknik membaca yang tepat untuk mendapatkan informasi yang diinginkan?

Untuk mendapatkan informasi manusia menggunakan panca indera nya untuk berhubungan dengan lingkungan luar, dari panca indera inilah kemudian akan di olah oleh otak untuk menjadi sebuah memori baik yang bersifat sementara ataupun yang bersifat lama istilahnya short term memory dan long term memory. Otak sebagai pusat pengolah stimulus/informasi, penyimpan dan juga pengambil kembali penyimpan tersebut. Jadi Otak memiliki fungsi yang lengkap dalam kaitan dengan mendapatkan informasi ini. Di dalam otak setelah disimpan, akan diolah lagi dengan menggabungkan dan menghubungkan informasi yang berkaitan.

Kesulitan khoirur dalam mengingat membaca dalam rangka belajar, belajar disini bermakna luas, yakni proses sengaja untuk mendapat informasi. Ada beberapa teori belajar diantaranya behavioristik (Stimulus-respon), kognitif (Pengelolaan informasi oleh otak) dan konstruktif (kontruksi dengan pengalaman nyata). Dalam kaitan membaca ini, khoirur ingin mendapatkan informasi, namun kenapa kok susah mengingatnya? Ketika ada stimulus, yakni bahan bacaan, yang kemudian dibaca, dan diproses oleh otak, kemudian khoirur mengkontruksikan informasi tersebut menjadi sebuah pengetahuan yang baru. Jadi ketiga teori tersebut dapat berkaitan. Terus kok tidak ingat? Apa yang terjadi? Banyak faktor yang penyebab membaca mudah lupa, beberapa diantaranya adalah:

1. Attention
Attention atau perhatian terhadap stimulus yang ada, seberapa perhatian dan konsentrasi ketika khoirur membaca. Jika membaca sambil lalu, bisa jadi akan banyak informasi yang tidak terproses oleh otak
2. Meaningful
Meaningful atau kebermaknaan dari bacaan tersebut, maksudnya adalah apakah buku yang Khoirur baca tersebut sangat penting dan bermakna menurut khoirur. Semakin bermakna maka kemungkinan untuk informasi dapat disimpan dan dipanggil dengan mudah, analoginya adalah jika mengalami peristiwa yang bermakna, misalnya wisuda, atau menikah, tentunya akan lebih mudah diingat daripada peristiwa naik bus way.

3. Purposes
Purposes atau tujuan dari khoirur dalam membaca, apakah hanya untuk mengisi waktu luang, memperdalam informasi untuk pekerjaan, atau misalnya ujian, jika makin kuat tujuannya, misalnya berkaitan dengan pekerjaan yang segera harus dikuasai maka hasilnya dengan mengisi waktu luang
4. Technique
Technique atau teknik khoirur dalam membaca, kenapa teknik ini berkaitan dengan mengingat informasi? Ini dikarenakan tiap individu memiliki gaya yang berbeda dalam belajar, Jika dalam kaitan membaca ini ada beberapa teknik yang bisa dicoba diantaranya dengan membuat catatan tersendiri hasil membaca, biasanya dituliskan di halaman kosong pada buku tersebut, atau menjadi catatan kaki, ada juga yang menuliskan di note tersendiri, yang kedua adalah dengan membuat mind map atau dimana setelah membaca membuat peta berkaitan dengan yang dibaca. Teknik yang lain misalnya mempratikkan langsung atau learning by doing jika memang bacaan tersebut tipe tutorial atau memungkinan untuk dipratekkan. Hal ini tergantung Khoirur, bisa dipilih salah satu atau di coba atau memiliki gaya tersendiri.

Cukup empat faktor yang saya jelaskan berkaitan kenapa bisa cepat tidak ingat bacaan yang sudah dibaca, Jika khoirur ingin meningkatkan kemampuan dalam mengingat buku yang sedang dibaca, pertama dapat dilakukan adalah menemukan teknik belajar dengan membaca yang tepat untuk Khoirur sendiri, apakah dengan membuat mind map atau lainnya. Kemudian adalah meningkatkan perhatian ketika membaca buku tersebut dan yang terakhir yang dapat dilakukan adalah dengan menuliskan kembali apa yang sudah dibaca, karena membaca erat kaitannya dengan menulis.


Leave a Reply