Tidak Hanya Cangkul, Menggunakan Mouse Pun Bisa Mengakibatkan Kapalan

January 10, 2017 | By admin | Filed in: Karir.
Akibat Menggunakan Mouse

Jari Tangan, Pixabay.com

Ketika mendengar jari tangan kapalan, tentu dalam bayangan anda adalah orang yang memilikinya memiliki pekerjaan fisik berat yang mengharuskan menggunakan tool dengan tangan. Tetapi apakah ini benar adanya? Jari tangan kapalan mudahnya adalah dikarenakan adanya penimbunan jaringan jari tangan yang mati, dikarena beberapa faktor. Diantaranya adalah dikarenakan menggunakan tool sering digunakan dan dalam jangka waktu yang lama. Umumnya jari tangan yang kapalan memang memiliki pekerjaan yang banyak menggunakan tool berat, semisal cangkul, palu, sekop, obeng, kayu, ataupun lainnya.

Profesi dari jari tangan yang kapalan juga banyak yang lapangan. Jadi wajar kalau orang yang kerjanya di lapangan memiliki kapalan di jari tangan. Tetapi bagaimana jika orang yang memiliki profesi kantoran, alias sebagian besar waktunya dihabiskan di kantor? Mari kita lihat faktanya.

Sebagai contohnya adalah saya sendiri, sebagai orang yang bekerja tidak di lapangan, dan paling banyak adalah di kantor, dengan alat kerjanya keyboard dan mouse. Dan ternyata tangan saya juga kapalan. Anggapan bahwa kapalan hanya dimiliki oleh orang yang berprofesi di lapangan terbantahkan, minimal dengan yang saya alami. Awal mulanya saya tidak begitu memperhatikan perubahan di jari tangan saya, namun lama kelamaan terasa, bahwa ada bagian jari tengah ruas paling bawah memiliki permukaan yang lebih kasar dan adanya penebalan dari pada ruas ataupun dari lainnya. Permukaan yang kasar dan menebal ini setelah saya analisa ternyata penimbunan jaringan kulit mati alias kapalan. Penyebabnya ternyata akibat menggunakan mouse dan keyboard. Namun saya menduga kalau ini adalah dikarenakan oleh penggunaan mouse yang hampir sepanjang hari saya pegang dan saya gerakkan.

Sebagai gambaran, saya menggunakan mouse merk Wearnes, belum saya analisa lebih lanjut apakah kapalan ini disebabkan desain mouse yang tidak ergonomis, ataukan karena perilaku saya ketika menggunakan mouse. Keduanya barangkali menyumbang kenapa jari tangan saya kapalan. Pertama mouse yang diproduksi missal dan dengan harga yang relative murah, barangkali sedikit mengabaikan desain ergonomisnya, terkait budget ketika membuat produk ini yang mungkin tidak besar. Kedua perilaku saya dalam menggunakan mouse, misalnya posisi tangan menggunakan mouse, seringnya saya menggeser mouse, sudut duduk yang kurang sesuai yang menimbulkan sudut yang tajam dan juga posisi duduk saya vs meja yang kurang pas.

Sebagai langkah awal yang akan saya lakukan dikarenakan memiliki akibat menggunakan mouse yakni mengganti mouse yang saya pakai dengan merk yang lebih baik dan tentunya desain yang lebih ergonomis juga. Berikutnya merubah perilaku saya dalam menggunakan mouse, mensejajarkan posisi duduk dengan meja, sehingga nyaman dan tidak menimbulkan sudut, mendekatkan mouse sehingga lebih mudah pengoperasiannya dan tentunya mengurangi menggunakan mouse 🙂

Akibat menggunakan mouse yang memicu terbentuknya kapalan

Nampaknya sederhana orang kapalan, namun jika dalam jangka waktu yang lama tentunya akan sangat mengganggu terhadap tangan, dan apabila lebih jauh lagi melepuh ataupun terkelupas tentunya lebih mengganggu. Saya merasakan akibat adanya kapalan ini adalah, ketika saya renggangkan tangan, terasa sakit, dan terasa terbakar. Dilihat dari sisi penampilan tangan juga lebih kasar, terutama akan dirasakan ketika berjabat tangan dengan orang lain.

Apabila ada yang mengalami memiliki kapalan di jari tangan sebagai dampak menggunakan mouse, ada baiknya menganalisa dan melakukan tindakan kecil yang nyata sehingga dapat mengurasi dampak tersebut. Apabila anda tidak memili kapalan, kemungkinan anda benar menggunakan mouse, mouse anda ergonomis ataupun anda memang jarang menggunakan mouse untuk bekerja 🙂


Tags: , , , , ,

Leave a Reply